Minggu, 13 November 2011

Pengaruh Spectrum Cahaya Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Kacang Merah

BAB I
 PENDAHULUAN

I.1 Judul Penelitian
Pengaruh Spectrum Cahaya Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Kacang Merah.
I.2 Waktu
Penelitian ini kami lakukan selama 7 hari, dimulai pada hari jum’at 2 september 2011 sampai dengan kamis 8 september 2011.
I.3 Tujuan Panelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh spectrum cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang merah.
I.4 Landasan Teori
       Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang, pertumbuhan dan perkembangan berjalan seiring. Pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yang irreversiabel (tidak dapat kembali) karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel dapat pula disebabkan oleh keduanya. Pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif, contohnya pertumbuhan batang tanaman. Perkembangan adalah terspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu. Perkembangan tidak dapat dinyatakan dengan ukura, tetapi dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan tingkat kedewasaan.
            Perkembangan awal suatu tumbuhan secara garis besar melalui tiga tahap, yaitu pembelahan sel, morfogenesis, dan diferensiasi seluler.
1.      Pembelahan sel
Zigot di dalam biji tumbuhan mengalami pembelahan sel mitosis membentuk jaringan embrional.
2.      Morfogenesis (perkembangan bentuk)
Embrio yang terbentuk di dalam biji memiliki kotiledon dan akar serta tunas rudimenter. Sesudah biji berkecambah, akar dan tunas rudimenter tersebut akan berkembang membentuk system akar dan tunas tumbuhan. Proses ini dinamakan morfogenesis.
3.      Diferensiasi seluler
Jaringan embrional terus berkembang menjadi struktur dengan fungsi khusus yang akan dimiliki pada saat dewasa. Pada tahap ini, gen menentukan sifat tumbuhan. Sel-sel yang terdiferensiasi akan membentuk jaringan. Diferensiasi adalah proses yang menjadikan sel memiliki fungsi-fungsi biokimia dan morfologi khusus yang sebelumnya tidak dimilikinya.
            Dalam hal ini pertumbuhan dan perkembangan, tidak terlepas dari pengaruh pencahayaan, terutama dalam proses perkecambahan. Peranan cahaya dalam merangsang atau menghambat perkecambahan biji telah diketahui sejak pertengahan abad ke-19. Biji-biji yang untuk perkecambahannya sangat dipengaruhi cahaya dengan biji-biji yang light sensitife. Kebanyakan biji-biji tanaman menjadi sensitife terhadap cahaya bila biji-biji tersebut dalam keadaan basah. Pencahayaan biji-biji kering tidaklah efektif dalam menstimulasi perkecambahan, tetapi pencahayaan biji-biji yang telah direndam air ke sinar matahari langsung dalam waktu 0,01 detik saja telah mampu memberikan pengaruh stimulasi perkecambahan biji.
            Tanaman tidak hanya dipengaruhi oleh cahaya, namun oleh warna cahaya juga. Cahaya yang berasal dari matahari tampak putih atau kuning, tapi sebenarnya merupakan spectrum penuh warna. Jika kita mengambil prisma dan meletakkannya ke cahaya, akan membagi cahaya menjadi tujuh warna yang berbeda yaitu: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Pertumbuhan tanaman sebenarnya dapat dimanipulasi oleh paparan jangka panjang untuk warna terisolasi dalam spectrum.
I.5 Rumusan Masalah
            Dari penjelasan di atas maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:”Bagaimanakah pengaruh spectrum cahaya matahari terhadap kecepatan pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang merah.”


BAB II
 KEGIATAN
1.      Alat dan Bahan
·         Alat :
ü  6 kantong polybag ukuran sedang
ü  Kertas transparan warna merah, warna kuning, warna hijau, warna biru, warna orange, masing-masing warna 3 lembar.
ü  Penggaris
ü  Gelas ukur
ü  Isolasi
ü  Kertas Putih
ü  Alat potong (Pisau dan gunting)
ü  Centong
ü  24 stik kayu, panjang 20 cm
ü  Tali rapia 4 meter
ü  Alat tulis
·         Bahan :
ü  Kacang Merah 60 biji
ü  Tanah gembur
ü  Air

2.      Cara Kerja
1.      Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
2.      Gunakan polybag sebagai wadah, kemudian masukkan tanah gembur ke dalam polybag masing – masing 6 gelas ukuran 125 ml.
3.      Beri tanda setiap polybag dengan urut sebagai berikut:
¨      KM 1 (Kacang Merah 1)
¨      KM 4 (Kacang Merah 4)
¨      KM 2 (Kacang Merah 2)
¨      KM 5 (Kacang Merah 5)
¨      KM 3 (Kacang Merah 3)
¨      KM 6 (Kacang Merah 6)

4.      Masukkan air kedalam centong hingga penuh. Masukkan Kacang Merah kedalam centong. Pilih biji Kacang Merah yang tenggelam, karena biji yang tenggelam adalah ciri-ciri biji yang berkualitas.
5.      Rendam biji yang telah dipilih selama 10 jam.
6.      Tanam masing-masing 10 biji kacang merah pada polybag KM 1, KM 2, KM 3, KM 4, KM 5, KM 6. Buat 2 barisan agar lebih rapi dan mempermudah pengamatan. Masing-masing baris terdiridari 5 biji.
7.        Gunakan 4 stik kayu sebagai tiang penyangga bagi kertas transparan warna. Kemudian tutup bagian atas kayu dengan kertas transparan warna merah,diikuti bagian depan dan bagian belakang dengan kertas transparan yang sama yaitu warna merah, lobangi ujung kertas lalu ikat dengan tali, sehingga kayu dan kertas tersebut membentuk balok. Pada posisi kiri, kanan dan bawah biarkan terbuka agar udara bisa masuk. Letakkan bagian yang tertutup menghadap Barat dan timur, agar tanaman dapat disinari oleh matahari saat terbit dan terbenam.
8.      Lakukan langkah ke-7 untuk kertas transparan warna lainnya. Setelah itu,
·         Gunakan kertas transparan warna merah pada polybag KM 1, kertas transparan warna kuning pada polybag KM 2, kertas transparan warna hijau pada polybag KM 3, kertas transparan warna biru pada KM polybag 4, dan kertas transparan warna pada KM polybag 5.
·         Sedangkan polybag KM 6 mendapat penyinaran matahari langsung.
9.      Siramlah tanaman tersebut 2x sehari sebanyak  150 ml. Penyiraman pertama dilakukan pada pukul 10.00 dan penyiraman kedua dilakukan pada pukul 17.00.
10.  Letakkan polybag-polyag yang telah terisi calon tanaman tersebut di bawah sinar matahari langsung. Biarkan selama 24 jam.
11.  Lakukan langkah ke-9 seminggu berturut-turut.
12.  Setelah mulai tumbuh, amati dan ukur perubahan tinggi tanaman tersebut setiap hari. Catatlah hasil pengamatan anda pada tabel pengamatan sesuai dengan spectrum cahaya yang diterima masing-masing tanaman.

3.      Hasil Pengamatan
`               Hasil pengamatan kami catat dalam tabel berikut ini:
Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Merah
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0,6
0,3
0
0,3
0
0
1,2
0
0
0
2,4
0,24
Sabtu, 3 september 2011
1,3
1
0,2
0,7
0
0
2
0
0
1
6,2
0,62
Minggu, 4 september 2011
2,5
2
1
1,3
0
0
3,5
0
0
1,7
12
1,2
Senin, 5 september 2011
3,6
3,3
1,5
2,7
0
0
5,6
0
0
2
18,7
1,87
Selasa, 6 september 2011
4,8
4,2
2,2
3,5
0
0
6,4
0,5
0
3,5
25,1
2,51
Rabu, 7 september 2011
5,7
5
3
4,2
0
0
7,6
1,5
0
4,6
31,6
3,16
Kamis, 8 september 2011
7
6
3,9
5
0
0
9,5
3
0
5,5
39,9
3,99
Total
135,9
13,59







Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Kuning
Waktu
Kacara Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Sabtu, 3 september 2011
0
0
0
0
0
0,5
0
0
0
0
0,5
0,55
Minggu, 4 september 2011
0
0
0
0
0
1,4
0
0
0
0
1,4
0,14
Senin, 5 september 2011
0
0
0
0,5
0
2,3
0
0
0
0
2,8
0,28
Selasa, 6 september 2011
1
0,6
0
1,4
0
3,6
0
0,6
0,5
0
7,7
0,77
Rabu, 7 september 2011
1,6
1,5
0
2,3
1
4,4
0
1,3
1,3
0
13.4
1,34
Kamis, 8 september 2011
2,3
3
0
3,7
2,5
5,2
0
2
2
0
20,7
2,07
Total
46,5
4,65

Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Hijau
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0
2,2
2,6
0
0
0
2,5
0
0
0
7,3
0,73
Sabtu, 3 september 2011
0
4,5
4,8
0
0
0
4,9
0
0
0
14,2
1,42
Minggu, 4 september 2011
0
6,2
6,7
0,3
0
0
5,5
0
0
0
18,7
1,87
Senin, 5 september 2011
0
8
8,2
0,9
0
0
7,2
0
0
0
24,3
2,43
Selasa, 6 september 2011
0
9,3
10,7
1,6
0,5
0
10
0
0
0
32,1
3,21
Rabu, 7 september 2011
0
10,2
11,5
2
1
0
11
1
0
0
36,7
3,67
Kamis, 8 september 2011
0
11,6
12
2,5
1,7
0
13
2
0
1,6
44.4
4,44
Total
177,7
17,77

Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Biru
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0
0
0.3
0
0
0
0
0
0
0,5
0,8
0,08
Sabtu, 3 september 2011
0
0
0,9
0
0
0
0
0
0
1,3
2,2
0,22
Minggu, 4 september 2011
0
0
1,3
0,7
0,4
0,5
0
0
0,1
2,8
5,8
0,58
Senin, 5 september 2011
0
0,3
2,5
1,7
0,8
1,4
0
0
0,8
3,6
11,1
1,11
Selasa, 6 september 2011
0,4
0,5
3,2
2,6
1,6
2,2
0
0,5
1,2
4,8
17
1,7
Rabu, 7 september 2011
0,9
1,2
4,6
3,4
2,7
3,5
0
1
1,5
5,5
24,3
2,43
Kamis, 8 september 2011
1,5
2
5,5
5
3,3
5
0
1,5
2
7,3
33,1
3,31
Total
94,3
9,43



Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Orange
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Sabtu, 3 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Minggu, 4 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0,2
0,3
0,5
0,05
Senin, 5 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0,7
0,9
1,6
0,16
Selasa, 6 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
1
1,3
2,3
0,23
Rabu, 7 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
1,4
2
3,4
0,34
Kamis, 8 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
2
2,6
4,6
0,46
Total
12,4
1,24

Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Penyinaran Matahari Langsung
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
1
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
Sabtu, 3 september 2011
1,9
0
0
0
1,5
0
0
0
0
0
3,4
0,34
Minggu, 4 september 2011
2,6
0
0
0
2,4
0
0
0
0
0
5
0,5
Senin, 5 september 2011
4
0
0
0
3,6
0
0
0
0
0
8
0,8
Selasa, 6 september 2011
5,5
0
0
0
4,4
0
0
0
0
0
9,9
0,99
Rabu, 7 september 2011
6,7
0
0
0
5,7
0
0
1
0
0
13,4
1,34
Kamis, 8 september 2011
8
1,4
0
0
6,7
0
1,3
2
0
1,3
20,7
2,07
Total
60,4
6.,4


4.      Pembahasan
            Cahaya merupakan bentuk energi yang dikenal sebagai energi elektromagnetik, yang juga disebut radiasi, prinsip dasar penerapan cahaya       sering disebut juga hokum Stark Einstein adalah bahwa tiap molekul hanya dapat menyerap satu foton setiap kali, dan foton ini menyebabkan eksitasi satu elektron saja. Elektron bervalensi (ikatan) tertentu pada orbit keadaan-asas yang stabil adalah yang biasanya tereksitasi dan tiap electron dapat dilemparkan dari keadaan asasnya dalam inti bermuatan positif dengan jarak yang sesuai dengan energy yang diserap foto. Molekul pigmen kemudian berada dalam keadaan tereksitasi dan energi eksitasi inilah yang digunakan dalam fotosintesis.
            Cahaya matahari adalah sumber energy utama bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di dunia. Bagi manusia dan hewan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu, tumbuhan dan organism berklorofil dapat memanfaatkan langsung energy matahari.
            Dalam hal ini spectrum cahaya pada biji tumbuhan kacang merah mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya, sehingga dapat dilihat pada tabel pengamatan hasil pada setiap polybag yang terkena spectrum cahaya memiliki tinggi yang berbeda-beda, dimana dapat dilihat bahwa pada spectrum cahaya warna hijau memiliki tanaman yang paling tinggi dari pada spectrum cahaya warna lainnya.

BAB III
PENUTUP

1.      Kesimpulan
            Dari uraian diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
Pengaruh spectrum cahaya warna hijau sangatlah jauh dibandingkan dengan spectrum cahaya warna lainnya, dapat kita lihat pada tabel pengamatan diatas walaupun tidak semua biji kacang merah yang dapat tumbuh pada spectrum cahaya warna hijau, namun spectrum cahaya warna hijau memberikan pertumbuhan yang lebih pesat dari pada spectrum cahaya warna lainnya.


Saran
            Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal apabila anda melakukan penelitian ini sesuai dengan prosedur, data yang akan anda dapatkan akan lebih konkret apabila anda melakukan penelitian yang lebih lama lagi, tentu dengan jumlah biji yang lebih banyak lagi sehingga hasil yang anda dapatkan akan mendekati angka kepastian.
Cukup sekian yang dapat kami berikan mohon maaf atas segala kekurangannya kami sadari bahwasannya kami ini masih dalam proses pembelajaran, sehingga butuh akan kritikan dan saran pembaca, atas perhatiannya kami ucapkan banyak terimakasih, mohon kritik dan sarannya agar kami dapat memperbaikinya dikemudian hari, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



    

                  

           

          

 BAB I
 PENDAHULUAN

I.1 Judul Penelitian
Pengaruh Spectrum Cahaya Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Kacang Merah.
I.2 Waktu
Penelitian ini kami lakukan selama 7 hari, dimulai pada hari jum’at 2 september 2011 sampai dengan kamis 8 september 2011.
I.3 Tujuan Panelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh spectrum cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kacang merah.
I.4 Landasan Teori
       Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang, pertumbuhan dan perkembangan berjalan seiring. Pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yang irreversiabel (tidak dapat kembali) karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel dapat pula disebabkan oleh keduanya. Pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif, contohnya pertumbuhan batang tanaman. Perkembangan adalah terspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu. Perkembangan tidak dapat dinyatakan dengan ukura, tetapi dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan tingkat kedewasaan.
            Perkembangan awal suatu tumbuhan secara garis besar melalui tiga tahap, yaitu pembelahan sel, morfogenesis, dan diferensiasi seluler.
1.      Pembelahan sel
Zigot di dalam biji tumbuhan mengalami pembelahan sel mitosis membentuk jaringan embrional.
2.      Morfogenesis (perkembangan bentuk)
Embrio yang terbentuk di dalam biji memiliki kotiledon dan akar serta tunas rudimenter. Sesudah biji berkecambah, akar dan tunas rudimenter tersebut akan berkembang membentuk system akar dan tunas tumbuhan. Proses ini dinamakan morfogenesis.
3.      Diferensiasi seluler
Jaringan embrional terus berkembang menjadi struktur dengan fungsi khusus yang akan dimiliki pada saat dewasa. Pada tahap ini, gen menentukan sifat tumbuhan. Sel-sel yang terdiferensiasi akan membentuk jaringan. Diferensiasi adalah proses yang menjadikan sel memiliki fungsi-fungsi biokimia dan morfologi khusus yang sebelumnya tidak dimilikinya.
            Dalam hal ini pertumbuhan dan perkembangan, tidak terlepas dari pengaruh pencahayaan, terutama dalam proses perkecambahan. Peranan cahaya dalam merangsang atau menghambat perkecambahan biji telah diketahui sejak pertengahan abad ke-19. Biji-biji yang untuk perkecambahannya sangat dipengaruhi cahaya dengan biji-biji yang light sensitife. Kebanyakan biji-biji tanaman menjadi sensitife terhadap cahaya bila biji-biji tersebut dalam keadaan basah. Pencahayaan biji-biji kering tidaklah efektif dalam menstimulasi perkecambahan, tetapi pencahayaan biji-biji yang telah direndam air ke sinar matahari langsung dalam waktu 0,01 detik saja telah mampu memberikan pengaruh stimulasi perkecambahan biji.
            Tanaman tidak hanya dipengaruhi oleh cahaya, namun oleh warna cahaya juga. Cahaya yang berasal dari matahari tampak putih atau kuning, tapi sebenarnya merupakan spectrum penuh warna. Jika kita mengambil prisma dan meletakkannya ke cahaya, akan membagi cahaya menjadi tujuh warna yang berbeda yaitu: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Pertumbuhan tanaman sebenarnya dapat dimanipulasi oleh paparan jangka panjang untuk warna terisolasi dalam spectrum.
I.5 Rumusan Masalah
            Dari penjelasan di atas maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:”Bagaimanakah pengaruh spectrum cahaya matahari terhadap kecepatan pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang merah.”


BAB II
 KEGIATAN
1.      Alat dan Bahan
·         Alat :
ü  6 kantong polybag ukuran sedang
ü  Kertas transparan warna merah, warna kuning, warna hijau, warna biru, warna orange, masing-masing warna 3 lembar.
ü  Penggaris
ü  Gelas ukur
ü  Isolasi
ü  Kertas Putih
ü  Alat potong (Pisau dan gunting)
ü  Centong
ü  24 stik kayu, panjang 20 cm
ü  Tali rapia 4 meter
ü  Alat tulis
·         Bahan :
ü  Kacang Merah 60 biji
ü  Tanah gembur
ü  Air

2.      Cara Kerja
1.      Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
2.      Gunakan polybag sebagai wadah, kemudian masukkan tanah gembur ke dalam polybag masing – masing 6 gelas ukuran 125 ml.
3.      Beri tanda setiap polybag dengan urut sebagai berikut:
¨      KM 1 (Kacang Merah 1)
¨      KM 4 (Kacang Merah 4)
¨      KM 2 (Kacang Merah 2)
¨      KM 5 (Kacang Merah 5)
¨      KM 3 (Kacang Merah 3)
¨      KM 6 (Kacang Merah 6)

4.      Masukkan air kedalam centong hingga penuh. Masukkan Kacang Merah kedalam centong. Pilih biji Kacang Merah yang tenggelam, karena biji yang tenggelam adalah ciri-ciri biji yang berkualitas.
5.      Rendam biji yang telah dipilih selama 10 jam.
6.      Tanam masing-masing 10 biji kacang merah pada polybag KM 1, KM 2, KM 3, KM 4, KM 5, KM 6. Buat 2 barisan agar lebih rapi dan mempermudah pengamatan. Masing-masing baris terdiridari 5 biji.
7.        Gunakan 4 stik kayu sebagai tiang penyangga bagi kertas transparan warna. Kemudian tutup bagian atas kayu dengan kertas transparan warna merah,diikuti bagian depan dan bagian belakang dengan kertas transparan yang sama yaitu warna merah, lobangi ujung kertas lalu ikat dengan tali, sehingga kayu dan kertas tersebut membentuk balok. Pada posisi kiri, kanan dan bawah biarkan terbuka agar udara bisa masuk. Letakkan bagian yang tertutup menghadap Barat dan timur, agar tanaman dapat disinari oleh matahari saat terbit dan terbenam.
8.      Lakukan langkah ke-7 untuk kertas transparan warna lainnya. Setelah itu,
·         Gunakan kertas transparan warna merah pada polybag KM 1, kertas transparan warna kuning pada polybag KM 2, kertas transparan warna hijau pada polybag KM 3, kertas transparan warna biru pada KM polybag 4, dan kertas transparan warna pada KM polybag 5.
·         Sedangkan polybag KM 6 mendapat penyinaran matahari langsung.
9.      Siramlah tanaman tersebut 2x sehari sebanyak  150 ml. Penyiraman pertama dilakukan pada pukul 10.00 dan penyiraman kedua dilakukan pada pukul 17.00.
10.  Letakkan polybag-polyag yang telah terisi calon tanaman tersebut di bawah sinar matahari langsung. Biarkan selama 24 jam.
11.  Lakukan langkah ke-9 seminggu berturut-turut.
12.  Setelah mulai tumbuh, amati dan ukur perubahan tinggi tanaman tersebut setiap hari. Catatlah hasil pengamatan anda pada tabel pengamatan sesuai dengan spectrum cahaya yang diterima masing-masing tanaman.

3.      Hasil Pengamatan
`               Hasil pengamatan kami catat dalam tabel berikut ini:
Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Merah
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0,6
0,3
0
0,3
0
0
1,2
0
0
0
2,4
0,24
Sabtu, 3 september 2011
1,3
1
0,2
0,7
0
0
2
0
0
1
6,2
0,62
Minggu, 4 september 2011
2,5
2
1
1,3
0
0
3,5
0
0
1,7
12
1,2
Senin, 5 september 2011
3,6
3,3
1,5
2,7
0
0
5,6
0
0
2
18,7
1,87
Selasa, 6 september 2011
4,8
4,2
2,2
3,5
0
0
6,4
0,5
0
3,5
25,1
2,51
Rabu, 7 september 2011
5,7
5
3
4,2
0
0
7,6
1,5
0
4,6
31,6
3,16
Kamis, 8 september 2011
7
6
3,9
5
0
0
9,5
3
0
5,5
39,9
3,99
Total
135,9
13,59







Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Kuning
Waktu
Kacara Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Sabtu, 3 september 2011
0
0
0
0
0
0,5
0
0
0
0
0,5
0,55
Minggu, 4 september 2011
0
0
0
0
0
1,4
0
0
0
0
1,4
0,14
Senin, 5 september 2011
0
0
0
0,5
0
2,3
0
0
0
0
2,8
0,28
Selasa, 6 september 2011
1
0,6
0
1,4
0
3,6
0
0,6
0,5
0
7,7
0,77
Rabu, 7 september 2011
1,6
1,5
0
2,3
1
4,4
0
1,3
1,3
0
13.4
1,34
Kamis, 8 september 2011
2,3
3
0
3,7
2,5
5,2
0
2
2
0
20,7
2,07
Total
46,5
4,65

Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Hijau
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0
2,2
2,6
0
0
0
2,5
0
0
0
7,3
0,73
Sabtu, 3 september 2011
0
4,5
4,8
0
0
0
4,9
0
0
0
14,2
1,42
Minggu, 4 september 2011
0
6,2
6,7
0,3
0
0
5,5
0
0
0
18,7
1,87
Senin, 5 september 2011
0
8
8,2
0,9
0
0
7,2
0
0
0
24,3
2,43
Selasa, 6 september 2011
0
9,3
10,7
1,6
0,5
0
10
0
0
0
32,1
3,21
Rabu, 7 september 2011
0
10,2
11,5
2
1
0
11
1
0
0
36,7
3,67
Kamis, 8 september 2011
0
11,6
12
2,5
1,7
0
13
2
0
1,6
44.4
4,44
Total
177,7
17,77

Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Biru
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0
0
0.3
0
0
0
0
0
0
0,5
0,8
0,08
Sabtu, 3 september 2011
0
0
0,9
0
0
0
0
0
0
1,3
2,2
0,22
Minggu, 4 september 2011
0
0
1,3
0,7
0,4
0,5
0
0
0,1
2,8
5,8
0,58
Senin, 5 september 2011
0
0,3
2,5
1,7
0,8
1,4
0
0
0,8
3,6
11,1
1,11
Selasa, 6 september 2011
0,4
0,5
3,2
2,6
1,6
2,2
0
0,5
1,2
4,8
17
1,7
Rabu, 7 september 2011
0,9
1,2
4,6
3,4
2,7
3,5
0
1
1,5
5,5
24,3
2,43
Kamis, 8 september 2011
1,5
2
5,5
5
3,3
5
0
1,5
2
7,3
33,1
3,31
Total
94,3
9,43



Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Spectrum Cahaya Orange
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Sabtu, 3 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Minggu, 4 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0,2
0,3
0,5
0,05
Senin, 5 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
0,7
0,9
1,6
0,16
Selasa, 6 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
1
1,3
2,3
0,23
Rabu, 7 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
1,4
2
3,4
0,34
Kamis, 8 september 2011
0
0
0
0
0
0
0
0
2
2,6
4,6
0,46
Total
12,4
1,24

Ø  Tabel Pengamatan Pengaruh Penyinaran Matahari Langsung
Waktu
Kacang Merah (cm)
Keterangan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah
Rata-rata
Jum’at, 2 september 2011
1
0
0
0
1
0
0
0
0
0
0
0
Sabtu, 3 september 2011
1,9
0
0
0
1,5
0
0
0
0
0
3,4
0,34
Minggu, 4 september 2011
2,6
0
0
0
2,4
0
0
0
0
0
5
0,5
Senin, 5 september 2011
4
0
0
0
3,6
0
0
0
0
0
8
0,8
Selasa, 6 september 2011
5,5
0
0
0
4,4
0
0
0
0
0
9,9
0,99
Rabu, 7 september 2011
6,7
0
0
0
5,7
0
0
1
0
0
13,4
1,34
Kamis, 8 september 2011
8
1,4
0
0
6,7
0
1,3
2
0
1,3
20,7
2,07
Total
60,4
6.,4


4.      Pembahasan
            Cahaya merupakan bentuk energi yang dikenal sebagai energi elektromagnetik, yang juga disebut radiasi, prinsip dasar penerapan cahaya       sering disebut juga hokum Stark Einstein adalah bahwa tiap molekul hanya dapat menyerap satu foton setiap kali, dan foton ini menyebabkan eksitasi satu elektron saja. Elektron bervalensi (ikatan) tertentu pada orbit keadaan-asas yang stabil adalah yang biasanya tereksitasi dan tiap electron dapat dilemparkan dari keadaan asasnya dalam inti bermuatan positif dengan jarak yang sesuai dengan energy yang diserap foto. Molekul pigmen kemudian berada dalam keadaan tereksitasi dan energi eksitasi inilah yang digunakan dalam fotosintesis.
            Cahaya matahari adalah sumber energy utama bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di dunia. Bagi manusia dan hewan cahaya matahari adalah penerang dunia ini. Selain itu, tumbuhan dan organism berklorofil dapat memanfaatkan langsung energy matahari.
            Dalam hal ini spectrum cahaya pada biji tumbuhan kacang merah mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya, sehingga dapat dilihat pada tabel pengamatan hasil pada setiap polybag yang terkena spectrum cahaya memiliki tinggi yang berbeda-beda, dimana dapat dilihat bahwa pada spectrum cahaya warna hijau memiliki tanaman yang paling tinggi dari pada spectrum cahaya warna lainnya.

BAB III
PENUTUP

1.      Kesimpulan
            Dari uraian diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
Pengaruh spectrum cahaya warna hijau sangatlah jauh dibandingkan dengan spectrum cahaya warna lainnya, dapat kita lihat pada tabel pengamatan diatas walaupun tidak semua biji kacang merah yang dapat tumbuh pada spectrum cahaya warna hijau, namun spectrum cahaya warna hijau memberikan pertumbuhan yang lebih pesat dari pada spectrum cahaya warna lainnya.


Saran
            Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal apabila anda melakukan penelitian ini sesuai dengan prosedur, data yang akan anda dapatkan akan lebih konkret apabila anda melakukan penelitian yang lebih lama lagi, tentu dengan jumlah biji yang lebih banyak lagi sehingga hasil yang anda dapatkan akan mendekati angka kepastian.
Cukup sekian yang dapat kami berikan mohon maaf atas segala kekurangannya kami sadari bahwasannya kami ini masih dalam proses pembelajaran, sehingga butuh akan kritikan dan saran pembaca, atas perhatiannya kami ucapkan banyak terimakasih, mohon kritik dan sarannya agar kami dapat memperbaikinya dikemudian hari, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



    

                  

           

          


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar